Browse By

Zakhyadi Lantik Kajur dan Sekjur Baru

Jurusan Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan (IESP) dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Lambung Mangkurat mempunyai Ketua Jurusan (Kajur) dan Sekretaris Jurusan (Sekjur) baru. Pasalnya Dekan Fakultas Ekonomi Unlam Zakhyadi Ariffin melantik Kajur dan Sekjur di kedua jurusan tersebut secara bersamaan yang bertempat di Aula Fakultas Ekonomi Unlam, Kamis (15/8).
Pelantikan danserah terima jabatan juga dihadiri oleh seluruh jajaran dosen dan karyawandilingkungan Fakultas Ekonomi Unlam dan berjalan secara khidmat. Adapaun Kajurdan Sekjur lama Jurusan IESP Muhammad Rusmin Nuryadin, SE, MSi dan AhmadYunani, SE, M Si digantikan oleh Ahmad Yunani, SE, Msi dan Drs Frans SamuelAmpong Lambut, ME menjadi Kajur dan Sekjur yang baru masa bakti 2013-2017.
Sedangkan Drs. Rasidah, MS.i,Ak yang kemarin menjabat sebagai Kajur Akuntansi kembali dipercaya menjadi Kajur Akuntansi pada masa bakti 2013 sampai dengan 2017,sedangkan Sekjur yang lama Rismanthoro SE, M Si Ak digantikan oleh Chairina, SE,M Si Ak.Dekan FakultasEkonomi Unlam Zakhyadi Ariffin seusai melantik saat ditemui mengatakan pergantian pimpinan dalam sebuah lembaga adalah sebuah siklus yang sangat ilmiah, dimana lembaga perlu sebuah penyegaran dalam menjalankan lembanganya salah satunya adalah pergantian pimpinan.
“Jurusan memiliki peran yang vital dalam kemajuan sebuah fakultas, alhamdulillah saat ini jurusan IESP dan Akuntansi sudah terkareditasi baik, sehingga dengan adanya pergantian pimpinna ini tentu saja akan lebih ditingkatlan kejenjang lebih baik yakni terkareditasi a,” ujarnya, Kamis (15/8).
Lanjut Zakhyadi tantangan Fakultas bersama Jurusan kedepan akan semakin dinamis dan harusdilakukan secara bekerjasama untuk mencapai fakultas yang mampu berkompetensi dengan perguruan tinggi lainnya. “Peningkatan akreditasi adalah tujuan utama dengan cara meningkatkan penelitian dosen sebagai hasil karya ilmiahnya, kemudian memberikan peluang bagi dosen untuk studi S3, perbaikan kurikulum yang akan mengacu kepada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) serta memperbaiki kualitas mengajar dosen bagimahahsiswa,” terangnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *