Browse By

Modalnya Cuman Bisa Ngomong


Berawal dari hobi lelucun, pada tanggal 19 Oktober 2011 dibentuklah komunitas yang bernama Stand Up Comedy Banjarmasin. Diprakasai oleh Jenggo, Rian, Koko, Abdi, Ahdi Yuli, dan Radhian malamnya mereka langsung menggelar gathering di Duta Mall. Maka terbentuklah hingga saat ini.
Komunitas yang sudah beranggotakan 30 lebih orang ini tak hanya tersebar di Banjarmasin, tetapi juga ada yang dari Banjarbaru dan Martapura. “Awalnya memang hobi, sekaligus kami suka liat stand up yang ada di Metro Tv, jadi timbul ide, kenapa ga bikin aja komunitas Stand Up Comedy Banjarmasin,” ujar Sekretaris Stand Up Comedy Banjarmasin, Miftahurrizqi.

Menurutnya ada tiga kegiatan rutin yang mereka lakukan yakni open mic setiap dua minggu sekali, rabu gaul yang dilaksanakan setiap hari rabu, kemudian jum’at keren yang dilakukan untuk persiapan sebelum tampil diacara.
“Untuk open mic bertempat di Bass Cafe setiap malam Minggu dan Senin, kalau test antar anggota biasanya kami berpindah-pindah, sedangkan untuk jum’at keren juga tempatnya tidak menentu, yang penting dimana saja kami bisa shering,” jelas cowok yang akran disapa Miftah.
Tidak ada syarat khusus yang berlakukan mereka untuk menerima anggota baru, bisa ngomong inilah modal utama yang harus dimiliki oleh soerang yang ingin pandai untuk berstand up didepan umum. “Yang penting niat kemauan yang kuat dan bisa ngomong modal utamanya,” cetusnya.
Menjadi sorang Stand Up Comedy memang bukan hal yang mudah, namun bukan hal sulit apabila mau belajar. Selain harus pandai merangkai kata-kata untuk membuat audiens tertawa, juga diperlukan kepercayaan diri yang kuat untuk berani tampil didepan orang banyak.
“Hal yang tersulit dalam Stand Up itu bagaimana membuat penonton tertawa, kadang kalau dibuat-buat malah ga lucu, tapi kalau ga dibuat-buat malah lucu, jadi susah ditebak, intinya tergantung pembawaan orangnya,” jelas mahasiswa Stimik Banjarmasin Jurusan Teknik Informatika.
Miftah mengungkapkan malah pernah saat open mic ada anggota yang tampil sama sekali tidak ada yang lucu. Kalau sudah begitu latihan yang rutin dan konsisten harus dilakukan.
Komunitas yang pernah menang Kompetisi Stand Up Comedy yang dilaksanakan oleh Red Mild dan kemudian mewakili Banjarmasin untuk bersaing ke Jogja ini kini sudah sering manggung untuk menghibur. Selain sering mengisi diacara-acara sekolah juga sering mengisi acara dikampus. “Dulu setiap minggu kami tampil di food squer, tapi sekarang ga lagi,” ujarnya.
Tampil menghadapi diacara-acara mungkin sudah biasa, namun hal yang berkesan bagi komunitas ini adalah pernah tampil dihadapan para pejabat pemerintah seperti wakil walikota banjarbaru, tentu diperlukan persiapan yang matang untuk menyampaikn materi.
“Kalau diacara formal materinya juga terkesan formal, misal politik, budaya dan yang tidak berhubungan dengan sara,” bebernya.
Kedepan komunitas ini akan kembali mengadakan acara Stand Up Comedy Night dan Mini Show, namun untuk waktunya masih belum bisa ditentukan, yang pasti akan dilaksanakan pada tahun 2013.
Bergabung di komunitas ini banyak hal bermanfaat yang didapatkan, seperti halnya yang dialami Ferry Meirliyanto yang dulunya pemalu sekarang berubah menjadi percaya diri untuk ngomong didapan umum.
“Aku sukanya itu pas nonton stand di Metro TV, aku termotivasi untuk belajar,” ujarnya.
Cowok yang biasa dipanggil Ferry ini mengaku senang bisa ngomong didepan umum, berkat bergabung di komunitas ini kepercayaan dirinya semakin meningkat. “Walaupun awalnya aku open mic tidak ada yang tertawa, tapi itu wajar saja,” tandanya.
  
Tips N Trik
Jangan Terburu-Buru
Tampil membawkan materi yang akan disampaikan melalu Stand Up Comedy susah-susah gampang, agar penampilan seorang bisa maksimal saat diatas panggung ada beberapa tips yang harus perlu diperhatikan :
·    Sebelum tampul usahan sereleks mungkin.
·    Jangan pernah terburu dalam membawakan materi saat dipanggung
·    Sebelum tampil kuasai materi apa yang akan disampaikan
·    Artikulasi suara harus jelas
·    Pegang mic jangan seperti orang menyanyi, namun dipegang didada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *