Browse By

Peranan Wirausaha Dalam Pembangunan Negara

Taken from berabagi-tips.blogspot.com

Seperti yang kita ketahui selama ini, hampir lebih dari delapan puluh persen  perusahaan atau badan usaha yang ada di Indonesia adalah milik swasta. Jumlah mereka bahkan melebihi jumlah badan usaha milik pemerintah. Para wirausahawan ini sangatlah kreatif dan inovatif dalam menciptakan barang produksi. Hal ini disebabkan oleh semakin ramainya dunia usaha, sehingga menuntut mereka untuk menemukan produk alternatif yang sangat dicari masyarakat.
 Para pengusaha disamping menciptakan dan menawarkan barang produksi, mereka juga memberikan pelayanan dalam bentuk jasa. Pemerintah merasa  terbantu dengan adanya para  pengusaha yang  kreatif ini. Mereka sangat mambantu pemerintah dalam hal meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Misalnya saja dalam meningkatkan mutu dan sarana pendidikan seperti penyediaan sekolah. Sekolah yang dibangun pemerintah belum mampu menampung kebutuhan anak-anak bangsa akan pendidikan. Tetapi dengan adanya sekolah-sekolah swasta,  peluang atau kesempatan untuk memperoleh pendidikan menjadi lebih luas. Kebutuhan akan pendidikan menjadi lebih terpenuhi. Karena itulah, pemerintah sangat mendukung hadirnya pihak swasta yang ikut meramaikan pembangunan bangsa. Dukungan pemerintah antara lain dapat dilihat dalam bentuk pinjaman rendah modal bagi masyarakat yang ingin membangun usaha tetapi kekurangan modal. Lahirnya para wirausahawan juga sangat menguntungkan pemerintah dalam hal pemungutan  pajak. Usaha-usaha yang sudah lama berdiri dan sukses tentu memiliki beban pajak yang cukup besar, dan ini akan menjadi sumber pendapatan bagi negara.

Menjadi seorang pengusaha bukanlah hal yang mudah, Selain resiko bisnis yang tinggi, kita juga memangku tanggung jawab yang besar. Disaat bisnis kita gagal, kita kemungkinan akan menanggung kerugian dalam jumlah besar atau bahkan dapat kehilangan seluruh investasi kita jika kita memakai modal sendiri. Jika yang kita investasikan adalah modal pinjaman, kita akan terjerat utang.
  Disaat kita mendirikan sebuah usaha, kita secara otomatis akan menjadi pemimpin dari usaha yang kita bangun tersebut. Kita harus mampu mengatur segalanya dengan baik agar bisa berjalan dengan lancar dan terorganisir. Selain itu, sebelum memulai sebuah bisnis kita juga harus menyiapkan mental kita. Karena kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi selama bisnis kita berjalan. Jika tidak memiliki kemampuan seorang pemimpin, kita tidak akan mampu mendirikan suatu usaha, dan jika usaha tersebut bisa berdiri, tidak akan bertahan lama.
Meskipun sulit dan penuh tantangan, menjadi pengusaha juga mamiliki keuntungan tersendiri. Keuntungannya antara lain adalah dapat memperoleh keuntungan yang besar, dapat menjadi pemimpin  bagi diri sendiri sesuai dengan keinginan kita, dan tidak perlu takut disalahkan oleh atasan ataupun dipecat. Selain itu, menjadi seorang pengusaha akan memiliki kepuasan bekerja tersendiri, karena kita bekerja disuatu bisnis yang kita ciptakan sendiri dan akan lebih bersedia bekerja karena kita akan langsung mendapatkan imbalan.
Pada dasarnya perbandingan antara resiko dengan keuntungan yang akan kita dapatkan saat mendirikan sebuah usaha adalah seimbang. Sekarang tergantung pada pribadi masing-masing orang. Orang yang memiliki tipe kepribadian yang menyukai tantangan akan cenderung mau dan suka memulai sebuah bisnis baru yang diciptakannya sendiri. Tetapi orang dengan tipe kepribadian yang tidak menyukai tantangan, mereka akan memilih menjadi pegawai atau karyawan dari usaha yang dibangun oleh orang lain.
Mengingat Negara kita masih sangat tertinggal dari negara maju lainnya, maka sangat diharapkan warga masyarakat memiliki kepribadian yang berani mengambil resiko dan memiliki kreatifitas yang tinggi. Dengan demikian akan semakin banyak produk inovatif yang akan semakin memudahkan hidup manusia dan kebutuhan manusia akan semakin terpenuhi. (kim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *