Browse By

PUISI : Kursi Emas


Taken from flickr.com

 oleh Winardi

Telah lama sang tergugat meraba benalu
Namun dia tak jua tau apa itu
Dia terbang beriringan berdampingan
Tak sadar melesak ke hamparan sumur bergoyang
            Dia dapatkan ladang emas berlian
            Kupu – kupu menawan pun banyak di genggaman
            Tak tau diri menyaksikan jutaan semut mati berserakan
            Yang dia tau hanya kemunafikan

Sihir – sihir dahsyat ia tebarkan
Mengendalikan badai –badai yang menerjang
Emas berlian direnggutnya dengan paksa
Sang dewa sampai tak tega di buat olehnya
            Wahai raja – raja yang duduk di kursi emas
            Dengarlah rintihan – rintihan kecil makhluk yang bernafas
            Resapilah ceceran tinta darah yang mengalir
            Akibat auramu yang penuh rahasia syair

2 thoughts on “PUISI : Kursi Emas”

  1. Anonim says:

    Puisi yang bagus
    Ditunggu karya berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *