Browse By

Ada Apa Dengan BEM FE dan BEM KM



Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa UNLAM (BEM KM UNLAM) adalah badan eksekutif  yg meliputi semua organisasi yang ada di UNLAM, termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNLAM. Melihat ke masa lalu, dulu sempat terjadi kesalahpahaman antara BEM KM dan BEM FEB UNLAM. Ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan mahasiswa UNLAM, Fakultas Ekonomi dan Bisnis pada khususnya. Apa yang sebenarnya terjadi antara BEM FEB dan BEM KM UNLAM?

Ketika dikonfirmasi, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa FEB UNLAM, Irfansyah mengatakan “Sejujurnya untuk hubungan secara internal kalau untuk BEM KM sendiri tidak ada permasalahan. Itu cuma beda persepsi,” ujarnya saat ditemui kru LPM jurnal kampus (2/4).

“Intinya permasalahan yang ada di internal kami dan internal mereka tidak ada apa-apa. Kalau mengungkit tentang permasalahan masa lalu itu, yang lalu biarlah berlalu,” tambahnya.

Disinggung mengenai perwakilan FEB di BEM KM sendiri, Irfansyah mengatakan kalau siapa saja mahasiswa FEB boleh mewakili. “Sifat perwakilan itu terbuka, kami tidak mengutus siapa yang harus mewakili. Kalau BEM KM meminta perwakilan dari FEB, kami akan menginformasikan lewat media pamflet. Siapa yang ingin mewakili silahkan. Tapi kami dari BEM juga akan memberikan nasihat agar pewakilan nanti dapat membawa nama baik fakultas.”

Sejalan dengan Irfansyah, Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa UNLAM, Darul Huda Mustaqim, tentang BEM FEB UNLAM mengatakan, “Kegiatan mereka bagus, sering kordinasi juga dengan mereka,” ujarnya.

Ibu Muslimah, SE, Kepala Bagian Kemahasiswaan mengaku kalau memang pernah terjadi demo dari BEM FEB terkait pemilihan presiden mahasiswa tahun 2011 kemarin.

“Ibu kurang tahu secara pasti. Secara garis besar BEM FEB saat itu merasa tidak setuju. BEM merasa dilangkahi wewenangnya. Tidak diajak berembuk mengenai pemilihan presiden mahasiswa. Mereka menilai pemilihan itu ada indikasi ditunggangi dari pihak luar.”

Mengenai masalah itu, fakultas juga tidak tinggal diam, “Dulu kami dari pihak fakultas juga mengiringi atas masalah ini dan meluruskannya. Ibu tidak melarang menggunakan kebebasan berpendapat, saat itu Ibu cuma berpesan agar demo itu tidak jadi anarkis,” tutur beliau.

“Yang terpenting organisasi tidak mengganggu prioritas utama yaitu kuliah. Kalau bisa kuliah dan organisasi itu seimbang,” nasihat beliau.

“Intinya semua kesalahpahaman itu sudah clear dan diselesaikan,” ujar Irfan menegaskan.

Baik Ketua BEM FEB UNLAM dan Wakil Presiden BEM KM UNLAM berharap kedepannya agar masing-masing tetap bersilaturahmi dengan baik. BEM KM berharap ke depannya bisa lebih merangkul agar dapat bersinergi dan benar-benar harmonis.

“Ketika ada kegiatan besar semua terlibat dan sukses untuk UNLAM bersama. Karena kita satu keluarga mahasiswa,” harap Huda.

One thought on “Ada Apa Dengan BEM FE dan BEM KM”

  1. indra zulkhan says:

    Menarik kayaknya untuk diankat sebagai issue, apakah sekarang masih gantung atau sudah ada yang memberikan konfrontasi secara resmi atas kedua belah organisasi yang sama-sama tumbuh di UNLAM ini.
    (Indra Zulkhan – HMJM'07-08/ BEM'07-08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *