Browse By

RESENSI BUKU : Beasiswa di Bawah Telapak Kaki Ibu



Penulis           : Irfan Amalee
Penerbit         : PT Mizan Pustaka
Cetakan          : Pertama, Juni 2013
Harga             : Rp. 50.000,-
Sinopsis :
            Beasiswa di bawah telapak kaki ibu ini mengisahkan sebuah cerita nyata mengenai pengalaman menarik dari Irfan Amalee ketika ia tinggal di Amerika bersama istri dan kedua anaknya, salah satunya potret toleransi antarumat beragama di kalangan masyarakat Amerika. Di Amerika, semua umat beragama bebas menjalankan aktivitas keagamaannya. Kerukunan beragama juga tecermin saat Masjid Watham selama lebih dari lima tahun menggunakan lahan parkir gereja megah bergaya Eropa saat umat muslim menjalankan salat jumat, tarawih, atau Lebaran di masjid tersebut. 
Salah satu tip menarik untuk berhasil mendapatkan beasiswa dari novel ini adalah mendapat beasiswa tidak hanya cukup dengan usaha lahiriah, seperti halnya memiliki skor TOEFL tinggi dan riwayat prestasi yang bagus, tetapi juga harus ada usaha batiniah, yakni berdoa dan minta didoakan, terutama oleh ibu. Fahd Djibran, adik kelas Irfan yang dianggap anak ajaib itu mengaku bahwa ia mendapatkan beasiswa di Departemen Hubungan Internasional, Monash University, Australia, 65 persennya adalah kekuatan doa, terutama doa ibuNovel ini dapat mempengaruhi pembaca dengan ceritanya yang menarik sehingga memunculkan motivasi bagi pembaca yang ingin mengejar beasiswa dan buku dengan sampul unik ini layak menjadi buku pedoman bagi para pemburu beasiswa serta siapa saja yang ingin mengenal Amerika lebih dekat.

So, kita dapat menyadari bahwa tidak hanya kecerdasan intelektual yang dibutuhkan seseorang untuk meraih sukses, namun juga kecerdasan emosional dan spiritual (doa).
Konsep soal Beasiswa di bawah telapak kaki ibu ini sebenarnya sudah banyak dibawa.  Namun, yang satu ini punya sedikit keunikan dari buku-buku lain.  . For me is readable really impressive and enjoyable.
 Kelebihan :
l  Cover novel ini menarik, sehingga pembaca langsung tertarik untuk membacanya.
l  Selain karakterisasi dan setting yang dibangun kuat, novel ini menyajikan beberapa adegan aksi dengan tensi yang tinggi. Ceritanya sangatlah seru.
l  Kertasnya yang berkualitas bagus. Jadi tidak gampang kusut saat di balik balik.

 Kelemahan :
l  Tidak ada sama sekali gambar di dalam buku.
l  Kata katanya sedikit sulit dicerna
Amanat : ingatlah dalam sesuatu pekerjaan hendaknya kita minta restu dan doa dari orangtua terlebih dulu
Kecocokan : Novel ini cocok untuk dibaca remaja. Karena ceritanya mengandung banyak unsur petualangan dan penyemangat bagi kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *