Browse By

AKSI PEMBEBASAN SAMPAH DI GUNUNG KAHUNG

KABUPATEN BANJAR—  Peringatan Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April selalu diperingati oleh seluruh penghuni bumi. Banyak makna yang terkandung dari pencetusan peringatan Hari Bumi. Kita ambil contoh yang kecil saja seperti membuang sampah sembarangan terutama di areal hutan. Hal ini merupakan hal kecil yang selalu terlupakan dan hal ini juga merupakan penyebab terbesar kerusakan lingkungan.

 Dalam rangka memperingati Hari Bumi yang bertepatan pada tanggal 22 April. Selaku mahasiswa pencinta alam “Wira Economica” Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin mengadakan Pembebasan Sampah Kawasan Shelter Kembar Gunung Kahung.
Gunung Kahung merupakan rute perjalanan yang sering diambil para Pecinta Alam di Kal – Sel. Rute yang sangat mudah dijangkau. Cukup dengan menuju Riam Kanan kemudian menempuh perjalanan sekitar 2 jam untuk sampai menuju Desa Belangian. Desa Belangian merupakan salah satu desa di kecamatan Aranio Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan Indonesia. Untuk menuju ke Shelter Kembar Gunung Kahung kita harus menempuh perjalanan sekitar 1 jam dari Desa Belangian tersebut.

Shelter merupakan tempat perlindungan sementara bagi para petualang yang tengah berada dalam perjalanan. Shelter itu sendiri harus memenuhi syarat antara lain mampu melindungi dari suhu panas dan dingin, mampu melindungi dari cuaca hujan, aman dari gangguan binatang buas atau binatang lain yang berbahaya bagi manusia.

Pembebasan Sampah Kawasan Shelter Kembar Gunung Kahung ini meliputi kegiatan pembakaran sampah bermaterial plastik yang terdapat di sekitar area shelter kembar dan penguburan sampah bermaterial kaleng yang terdapat di sekitar area tersebut. Contohnya seperti bungkus mie, plastik bekas, kaleng sarden, kaleng gas dan sampah lainnya yang tidak dapat didaur ulang oleh bakteri pengurai yang berada di dalam tanah dalam jangka waktu pendek. Sampah – sampah ini ditemukan berserakan di Kawasan Shelter Kembar Gunung Kahung.

Begitu banyak sampah yang ditemukan membuat peserta aksi peduli ini sangat prihatin terhadap perilaku para pendaki yang datang ke Kawasan Shelter Kembar Gunung Kahung. Mereka datang dengan membawa banyak sampah sisa barang keperluan mereka terlebih lagi yang datang itu merupakan pencinta alam. Aksi Pembebasan Sampah Kawasan Shelter Kembar Gunung Kahung ini diikuti sekitar 15 anggota Mapala “Wira Economica” FEB UNLAM Banjarmasin.

Dihimbau bagi teman teman yang akan mengunjungi Kawasan Gunung Kahung untuk menjaga kelestarian dari kawasan tersebut dan jangan lupa untuk tidak membuang sampah dikawasan Gunung Kahung karena kalau bukan kita yang peduli terhadap bumi ini lalu siapa lagi! (REDAKSI : Mapala Wira Economica FEB UNLAM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *