Browse By

DERAMA (Demokrasi Mahasiswa) FEB UNLAM



BANJARMASIN – Badan Legislatif Mahasiswa FEB UNLAM, Jumat 27-29 Maret 2015 mengadakan Kongres Mahasiswa di Aula FEB UNLAM dengan tema “Kongres Mahasiswa sebagaiwadah menyatukan pemikiran guna tercapainya tujuan bersama demi kemajuan FEB UNLAM.”
Kongres ini dibuka oleh wakil dekan 3 FEB UNLAM dan dihadiri oleh BEM dan himpunan-himpunan. Hari pertama diadakan sidang pleno 1 pembahasan tata tertib dan agenda sidang. Memasuki hari kedua, siding pleno 2 membahas mengenai forum,
dan pada hari terakhir membahas mengenai AD/ART BLM dan BEM, serta rekomendasi-rekomendasi jalannya BLM dan BEM kedepannya. Dalam kongres tersebut terpilihlah M. Adelin Johardin, jurusan Manajemen 2011 sebagai ketua BLM periode 2015/2016 oleh forum melalui musyawarah. Sosialisasi dari tanggal 30 Maret s/d 8 April 2015.
Pendaftaran dan penjaringan calon ketum dari tanggal 31 Maret s/d 1 April 2015 memperoleh 12 nama untuk keseluruhan calon ketum BEM dan Himpunan. untuk kendala acara hanya di peserta, jalannya acara sesuai dengan yang diharapkan.
“Saya pribadi menghimbau, agar partisipasi kawan-kawan mahasiswa di kongres lebih, bukan hanya orang-orang organisasitoris yang Mengikuti pembahasan AD dan ART, kongres itu milik seluruh mahasiswa.” Tutup Pria yang bernama lengkap Putera Sejati Akhliani ini.
Secara terpisah, ketua Bem terpilih M. Adelin Johardin mengaku  “shock” saat dipercaya untuk memipin BLM satu tahun ke depan. “Mau tidak mau ya dijalankan, karena kalau kita berpikir ada aja yang tua tidak akan jalan, dan ada juga niat merubah” kata Adelin.
Perubahan yang dimaksud dari segi sinergi, yaitu harus sinergi dengan fakultas dan yang lain Karena sifatnya organisasi kemahasiswaan itu dipenden. Selama empat tahun ini tidak ada sinergi terkhusus ke himpunan dan BEM, padahal sifat himpunan adalah tangan kanan jurusan karena programnya berkaitan dengan akademik, BEM terkait dengan umum kemahasiswaan, dan UKM mengenai minat dan bakat. Untuk itu dimulai dengan focus menyatukan persepsi tentang fungsi dan batasanbatasan dalam program kerja UKM, himpunan, BEM, dan BLM sendiri. (Desy/Nadya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *