Browse By

Perbaikan Jalan Terhalang Dipa

BANJARMASIN – Perbaikan dan Pembenahan ternyata tidak hanya pada Gerbang lingkungan UNLAM saja tetapi juga pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat (FEB UNLAM).
Beberapa waktu lalu terlihat adanya perbaikan jalan yang dilakukan oleh pihak Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Hal tersebut cukup disambut baik oleh para mahasiswa walaupun mereka masih mengharapkan perbaikan yang lebih maksimal lagi seperti pembuatan saluran pembuangan air dan perbaikan jalan menggunakan aspal.
Seperti yang disampaikan Rizky Pamulina mahasiswa Akuntansi “Sudah lumayan baik namun menambal jalan sebaiknya menggunakan aspal supaya lebih baik dan tahan dalam jangka waktu yang lama meskipun memakan biaya yang mahal dari pada menggunakan semen yang cepat rusak kembali dan kembali memakan biaya lagi”.
Hal yang senada diungkapkan Citra Aulia Mustafa yang mengakui perbaikan disekitar lingkungan FEB UNLAM sudah lebih baik cumin mungkin bisa lebih baik lagi “apabila perbaikannya itu untuk kedepannya nanti sampai sekitar lingkungan parkiran mobil yang jalannya masih dengan pasir putih bukan aspal” ujarnya.
Citra juga menambahkan mungkin kedepannya bisa di buat celah air atau pembuangan untuk air sehingga tidak lagi air itu mengendap terlalu lama apabila hujan turun dan mahasiswa tidak lagi merasa resah dengan air yang menggenang di sekitar
area fakultas kita.”
“Saya senang akhirnya ada pemerhatian dari pihak kampus mengenai lingkungan fakultas kita. Semua dapat merasakan kenyamanan karena jalanjalan yang dulunya berlubang sudah berkurang,” tutur Paramitha Widhi mahasiswa Jurusan Akuntansi 2013.
Wakil Dekan 2 FEB UNLAM Bapak Drs. Ec. Akhmad Sayudi, Msi, Ak, Ca mengatakan bahwa dana perbaikan jalan bukan dari Rektorat. Dipa (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) dari fakultas belum ada yang turun, jadi kita tidak berani lagi untuk mengadakan kegiatan.
“Dipa tidak ada, dana kita juga tidak ada menerima, tapi kita dapat dana talangan oleh rektorat. Karena kita ini lingkungan kampus ada talangan, cuman untuk sumber dana rektorat saya tidak tahu dari mana” Ujarnya.
“Sejak januari hingga saat ini kita masih bisa mengadakan acara dengan dana talangan. Seharusnya Dipa itu dikeluarkan dulu, lalu ada kegiatan yang dilkakukan sebab Dipa tidak ada kabarnya sementara fakultas tetap jalan terus,” tambah beliau saat diwawancara kru jurnal kampus di ruang kerjanya. (Dewi/Annisa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *