Browse By

FEB Kedatangan Pak Menteri

JURNAL KAMPUS-(29/7). Puluhan mahasiswa dengan almamaternya dari berbagai jurusan, terlihat berdirian di depan halaman FEB pagi itu untuk menyambut kedatangan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Bapak Prof. H. Mohammad Nasir. Tampak juga banyak karangan bunga yang memenuhi halaman FEB. Adapun tujuan beliau datang adalah untuk pemancangan tiang pertama proyek Civil Works, peresmian PPIT dan sekaligus peresmian Gedung Baru Pascasarjana ULM.

Sekitar pukul 10.00, rombongan menteri akhirnya tiba di FEB dan langsung menuju tempat acara yang ada di depan Gedung Baru. Bunyi-bunyian dari kesenian Sinoman Hadrah terdengar mengiringi rombongan. Turut hadir bersama beliau diantaranya Rektor ULM, Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti, Anggota DPR RI, Menristekdikti Era Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, beberapa mantan rektor ULM, dekan FEB dan lainnya. Acara kemudian dimulai dengan bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Dalam sambutannya, Menristekdikti berpesan agar pembangunan ini bisa diawasi juga oleh pihak universitas.

“Mohon betul kepada Pak Rektor, ini harus diawasi dengan baik supaya project itu menghasilkan apa yang terbaik untuk ULM. Pengawasnya harus mengawasi apakah yang dilakukan kontraktor dengan detail engienering desain sudah sama. Yang kedua supaya pengawasnya itu juga bisa bekerja dengan baik, perlu pe-review yang merupakan tim teknis yang dibentuk oleh Rektor”

Sekadar diketahui, mega proyek dengan nama lengkap, The Support to The Development of Civil Works Project 7 in 1 ini, dibiayai oleh IDB atau Islamic Development Bank yang bekerja sama dengan pemerintah Indonesia. Adapun nilai proyek ini mencapai Rp384 miliar. Selain ULM, ada enam perguruan tinggi lainnya yang juga masuk dalam proyek tersebut dan ULM merupakan penerima dana paling besar.

Nantinya akan ada 12 gedung baru yang ditargetkan selesai dalam 14 bulan ke depan. 12 gedung baru tersebut meliputi Auditorium, Gedung Student Activity Center, Perpustakaan, Gedung Lecture Theater, Sport Center, Laboratorium IPS (FKIP), Laboratorium Matematika dan IPA serta Sport Hall (FKIP), Gedung Pascasarjana dan Lecture Theater (FEB), Lecture Building (FH) dan Lecture Building (FISIP).

Setelah semua proyek ini selesai, Menristekdikti juga mengatakan bahwa ULM harus bisa mendapatkan akreditasi A dan semakin meningkatkan publikasi para guru besar.

”Satu harapan kami, Pak Rektor. Kalau gedung sudah selesai, kapan Universitas Lambung Mangkurat akreditasinya menjadi A?. Pertama. Ini harus kita tagih juga,” ucap Menristekdikti yang disambut tepuk tangan dari hadirin.

“Yang kedua, berapa publikasi yang harus dihasilkan Universitas Lambung Mangkurat dengan fasilitas yang tersedia?. Jangan sampai megahnya kampus tapi tidak berkontribusi terhadap pembangunan secara nasional. Ini kami harapkan.”

Usai penekanan sirine sebagai tanda dimulainya proyek, Menristekdikti beserta rombongan kemudian bergerak menuju gedung rektorat untuk peresmian PPIT dan selanjutnya peresmian gedung pascasarja ULM.

Dengan terbangunnya 12 gedung baru tersebut, dikatakan bahwa ULM akan menjadi kampus terbesar di Kalimanan. Kita tunggu saja. (nf/hd)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *